Membangun Serta mewujudkan Tuban Sejahtera, Berkeadilan, Berbudaya, Berdaya Saing dan Berbasis Lingkungan Melalui "Mbangun Deso Noto Kutho"

Artikel

SEJARAH DESA SEKARDADI

26 Agustus 2016 15:38:09  Smart Village  892 Kali Dibaca 

Desa Sekardadi merupakan desa yang berada di dataran rendah yang berada di kabupaten Tuban, tepatnya sebelah barat kota Tuban. Berdampingan dengan desa Jenggolo dan desa Jenu, yang sampai saat ini desa-desa tersebut berada dalam satu kecamatan yang sama yaitu kecamatan Jenu. Kehidupan kemasyarakatan penduduk Desa Sekardadi, meskipun bersandingan dengan penduduk desa lain baik berasal dari satu Kecamatan maupun diluar wilayah Kecamatan, tetap menjaga nilai-nilai, harkat dan martabat penduduk desa lain, serta saling hormat menghormati, bantu membantu serta menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan untuk saling bergantung dan membutuhkan dengan yang lain.

Setiap desa memiliki sejarah yang diwariskan secara turun temurun dan disampaikan secara lisan maupun tertulis, begitupun dengan sejarah desa Sekardadi. Dari berbagai sumber yang telah digali dan ditelusuri, asal usul desa Sekardadi memiliki legenda bahwa desa Sekardadi merupakan lahan hutan yang dipenuhi pohon kelapa. Di desa Sekardadi terdapat 5 titik kali atau disebut juga dengan sungai kecil yang disetiap titik kali ditumbuhi bunga (dalam bahasa Jawa disebut kembang/sekar) yaitu kembang “Golok”, kembang “Gede”, kembang “Cilik”, kembang “Ngoro” dan kembang “Wates”. Keseluruhan bunga yang ada di tiap titik sungai tersebut akhirnya dijadikan sebagai simbol perbatasan sungai dan sebagai sebutan dari sungai-sungai kecil tersebut. Sungai-sungai kecil ini teraliri air hanya pada musim penghujan saja, sedangkan pada musim kemarau tidak terdapat air. Hal ini menyebabkan pada musim kemarau lahan pertanian menjadi gersang dan terjadi paceklik.

Derita kekeringan terjadi hampir setiap tahun hingga akhirnya didengar oleh Sunan Kalijogo. Beliau menancapkan tongkatnya dan menyeret mata air dari Sendang Srunggo menuju ke laut. Sunan kalijaga beristirahat di daerah tersebut yang kemudian dikenal dengan sebutan Bumi SOKO DEDES. Konon, dalam pembangunan masjid Demak, Sunan Kalijogo mengambil daun sagu (dalam bahasa jawa disebut tebasan) untuk atap Masjid Demak.

Nama Sekardadi diambil dari sejarah bersatunya lintasan lima titik  perbatasan air sungai kecil yang di tandai dengan lima kembang, yaitu: Kembang Golok, Kembang Gede, Kembang Cilik, Kembang Ngoro, dan Kembang Wates yang menjadi satu sungai atau dalam bahasa jawa disebut “DADI”. Kembang dalam bahasa jawa disebut juga dengan “SEKAR”. Dari perpaduan kata tersebut, akhirnya terbentuklah kata “SEKARDADI”  yang sampai saat ini dijadikan nama desa.

 

2.1.2. Sejarah Pemerintahan Desa Sekardadi

 Pada zaman dahulu sebelm tahun 1901 M, desa Sekardadi terdiri dari 3 (tiga) kelurahan, yaitu kelurahan Kandangan, Sekaning dan Kedinding yang kemudian dijadikan satu desa yakni desa Sekardadi. Kelurahan tersebut berganti fungsi menjadi dukuh/dusun.

Desa Sekardadi dipimpin oleh seorang kepala desa yang membawahi beberapa dusun.  Di desa Sekardadi terdapat 3 dusun yaitu:

  1. Dusun Kandangan
  2. Dusun Sekaning
  3. Dusun Kedinding

Tiap-tiap dusun di ketuai oleh Kepala Dusun yang biasa disebut dengan “Kamituwo” yang membawahi beberapa RT/RW dan dibantu oleh perangkat desa lainnya sebagai pelaksana teknis desa. Mereka menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Sebagai imbalan, mereka diberi tanah garapan yang biasa disebut “BENGKOK” dan mulai beberapa tahun terakhir semua perangkat mendapatkan Tunjangan insentif setiap bulannya dari Pemerintah daerah.

Terdapat beberapa lembaga yang turut membantu pemerintahan desa Sekardadi, diantaranya adalah BPD, LPMD, PKK, LINMAS, KOPWAN dan Karang Taruna.

Dari masa berdirinya sampai dengan saat ini, desa Sekaradadi telah mengalami pergantian beberapa Kepala Desa, yang dapat kami jabarkan sebagai berikut:

  • Tahun 1901 – 1932 dipimpin oleh KASIM
  • Tahun 1932 – 1936 dipimpin oleh H. SAMHADI
  • Tahun 1936 – 1971 dipimpin oleh KAMTARI
  • Tahun 1971 – 1984 dipimpin oleh H. ASMUNI
  • Tahun 1984 – 1991 dipimpin oleh DASIMIN (PJ)
  • Tahun 1991 – 1999 dipimpin oleh DEWI HARTATIK
  • Tahun 1999 – 2013 dipimpin oleh MUHAMMAD HALIM
  • Tahun 2013 – 2019 dipimpin oleh WARNO
  • Tahun 2019 – Sekarang dipimpin oleh AHMAD ZAQI
Punggawa Desa
10 September 2021 16:03:29
Segera diupdate datanya, masyarakat butuh informasi yang uptodate

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

Statistik Penduduk

Arsip Artikel

29 Juli 2013 | 3.087 Kali
Kontak Kami
26 Agustus 2016 | 892 Kali
SEJARAH DESA SEKARDADI
26 Agustus 2016 | 879 Kali
Wilayah Desa
07 November 2014 | 805 Kali
Tupoksi
24 Agustus 2016 | 794 Kali
Pemerintah Desa
30 April 2014 | 790 Kali
RT RW
24 Agustus 2016 | 787 Kali
VISI DAN MISI DESA SEKARDADI
30 April 2014 | 738 Kali
Prestasi Desa
29 Juli 2013 | 618 Kali
Profil Desa
30 April 2014 | 790 Kali
RT RW
14 Desember 2022 | 389 Kali
PELAKSANAAN VAKSIN BOOSTER
15 September 2023 | 279 Kali
PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN KASI PELAYANAN DESA SEKARDADI
24 Agustus 2016 | 794 Kali
Pemerintah Desa
15 Juli 2022 | 507 Kali
SEDEKAH BUMI DI BUMI NDUKOH

Agenda

Sinergi Program

Portal Kabupaten Tuban
Pengaduan Layanan Publik
Tuban Smart City
JDIH Kabupaten Tuban
Mal Pelayanan Publik
DTKS Kemensos
Prodeskel

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : Jl. Jenu - Merakurak No.123
Desa : Sekardadi
Kecamatan : Jenu
Kabupaten : Tuban
Kodepos : 83355
Telepon :
Email : pemdes.sekardadi@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:64
    Kemarin:163
    Total Pengunjung:222.983
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.236.116.27
    Browser:Tidak ditemukan