Sejarah Desa

SEJARAH DESA

Setiap desa pasti memiliki sejarahnya

Desa Sekardadi adalah salah satu desa yang berlokasi di daerah dataran sedang dekat dengan perkotaan kabupaten Tuban, tepatnya sebelah barat kota kabupaten Tuban yang berjarak  kurang dari 10km dari kabupaten Tuban berdampingan dengan desa Jenggolo dan desa Jenu, sampai saat ini desa-desa tersebut masih tergabung dalam satu kecamatan yaitu kecamatan Jenu. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, saat ini penduduk desa Sekardadi mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.

Menurut cerita pada zaman dahulu desa Sekardadi merupakan lahan hutan yang dipenuhi pohon kelapa. Di desa ini terdapat 5 titik kali ( sungai kecil ) yang disetiap titik ditumbuhi bunga yang kemudian dijadikan sebagai simbol perbatasan sungai. Sungai-sungai ini ini teraliri air jika musim penghujan saja, sehingga lahan pertanian menjadi gersang.

Derita kekeringan hampir selalu terjadi di setiap tahun hingga pada akhirnya di dengar oleh Sunan Kalijogo. Menurut cerita turun temurun Sunan Kalijogo menancapkan tongkat di sendang srunggo Merakurak kemudian menyeretnya ke hilir laut yang melewati 5 titik kali ( sungai kecil ) dengan tujuan untuk memberi penghidupan masyarakat disekitar sungai.  Nama "SEKARDADI'' diambil dari sejarah bersatunya lintasan lima titik perbatasan air sungai yang ditengarai ada lima kembang, yaitu : kembang golok, kembang gede, kembang cilik, kembang ngoro dan kembang wates. Kemudian menjadi ( dalam bahasa jawa disebut "DADI" ) satu sungai. Dari  perpaduan kata "SEKAR" dan " DADI" inilah cikal bakal nama desa "SEKARDADI" bermula. 

SEJARAH PEMERINTAHAN DESA

Pada zaman dahulu penduduk desa Sekardadi masih sngat kecil, seiring dengan perkembangan zaman dan populasi penduduk akhirnya menjadi besar seperti sekarang. Desa Sekardadi mempunyai 3 ( tiga ) dusun, yaitu : Dusun Kandangan, dusun sekaning, dusun Kedinding. 

Tiap-tiap dusun dipimpin oleh seorang Kepala Dusun atau disebut dengan Kamituwo yang membawahi beberapa RT/RW dan dibantu oleh perangkat desa lainnyasebagai Pelaksana Teknis Desa. Mereka menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Sebagai imbalan mereka diberi tanah garapan yang biasa disebut "BENGKOK". Dan mulai beberapa tahun terakhir di setiap bulan semua perangkat desa mendapatkan tunjangan insentif dari pemerintah. Serta dalam penyelenggaraan pemerintahan, di desa Sekarddadi dibentuk lembaga-lembaga yang membantu pelaksanaan pemerintahan misalnya : BPD, LPMD, PKK dan untuk kegiatan kepemudaan dibentuk organisasi KARANG TARUNA. 

Dari masa berdirinya sampai dengan sekarang desa Sekardadi telah mengalami banyak pergantian Kepala Desa. Adapun nama-nama Kepala Desa yang pernah menjabat sejak tahun 1901- sekarang adalah sebagai berikut :

 ~ Tahun 1901-1932 dipimpin oleh KASIM

~ Tahun 1932-1936 dipiumpin oleh H. SAMHADI

~ Tahun 1936-1971 dipimpin oleh KAMTARI

~Tahun 1971-1984 dipimpin oleh H. ASMUNI

~ Tahun 1984-1991 dipimpin oleh DASIMIN ( Pj )

~ Tahun 1991-1998 dipimpin oleh DEWI HARTATIK

~ Tahun 1998-2013 dipimpin oleh MUHAMMAD KHALIM

~ Tahun 2013 - saat ini dipimpin oleh WARNO

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)